PakAgus.com. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan menyelenggarakan Konsolidasi Nasional (Konsolnas) Pendidikan Dasar dan Menengah 2026.
Kegiatan ini sebagai langkah awal Kemendikdasmen dalam mentransformasi wajah pendidikan Indonesia melalui pelaksanaan 9 kebijakan strategis Pendidikan Nasional.
Tema yang diusungย dalam Konsolidasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026 tersebut adalah โMemperkuat Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semuaโ.
Pendidikan Bermutu untuk Semua merupakan visi Kemendikdasmen yang menjadi cerminan komitmen kuat dari pemerintah Indonesia untuk menciptakan sistem pendidikan yang berkualitas, merata, dan dapat diakses oleh seluruh warga negara, tanpa terkecuali.
Untuk mewujudkan visi tersebut, dibutuhkan partisipasi secara menyeluruh, karena kualitas pendidikan menjadi tanggungย jawab bersama, tidak hanya pemerintah.ย Kolaborasi guru dengan orangtua, komunitas, dan dunia usaha akan menciptakan pendidikan inklusi, merata, dan berkualitas.

Melalui tema tersebut, Konsolidasi Nasional Kemendikdamsen 2026 ini akan menjadi upaya dalam menghasilkan peta jalan (roadmap) pendidikan yang konkret dengan merujuk pada 9 kebijakan prioritas pendidikan nasional.
Kegiatan konsolidasi nasional tersebut sekaligus sebagai ruang temu yang strategis bagi lintas pemangku kepentingan di dunia pendidikan.ย
Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Acara konsolidasi nasional Kemendikdasmen ini akan diselenggarakan selama 3 (tiga) hari, mulai tanggal: 9 sampai dengan11 Februari 2026. Tempat pelaksanaan adalah di Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemendikdasmen, Depok, Jawa Barat.
Peserta
Sebanyak 906 peserta yang terdiri atas kepala dinas pendidikan se-Indonesia, organisasi profesi dan kemasyarakatan, serta tim dari Kemendikdasmen sendiri akan ikut dalam kegiatan Konsonal Kemendikdasmen 2026 ini. Komposisi peserta ini mencerminkan pendekatan inklusif yang melibatkan seluruh lini di bidang pendidikan.
Rincian peserta Konsolidasi Nasional Pendidkanย Dasar dan Menengah 2026 adalah sebagai berikut.
| Kelompok Peserta | Jumlah |
| Kepala Dinas Pendidikan se-Indonesia | 590 orang |
| Perwakilan Kemendikdasmen | 183 orang |
| Organisasi Profesi & Kemasyarakatan Bidang Pendidikan | 107 orang |
| Perwakilan Kementerian & Lembaga Terkait | 26 orang |
9 Kebijakan Strategis Pendidikan Nasional
Di dalam konsolnas tersebut, peserta akan membahas dan membedah 9 kebijakan strategis Kemendikdasmen sebagai arah pendidikan nasional dalam upaya mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua..
Berikut adalah 9 kebijakan prioritas pendidikan nasional tahun 2026.
- Wajib Belajar 13 Tahun: Perluasan akses pendidikan yang lebih dini dan komprehensif.
Revitalisasi Satuan Pendidikan: Modernisasi infrastruktur dan tata kelola sekolah.
Digitalisasi Pembelajaran: Integrasi teknologi sebagai pilar utama proses belajar-mengajar.
Tes Kemampuan Akademik : Pengukuran capaian akademik murid pada mata pelajaran tertentu.
Data Pokok Pendidikan : Data dan dukungan optimalisasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik)
Pendidikan Karakter dan Manajemen Talenta : Penguatan akademik dan karakter murid.
Tata Kelola Guru : Peningkatan kualifikasi dan kompetensi guru, peningkatan kesejahteraan guru, dan reformasi pengelolaan guru.
Kebahasaan : Penguatan literasi, pemartabatan bahasa Indonesia, dan perlindungan bahasa daerah.
9. Pembelajaran Mendalam, Koding, Kecerdasan Artifisial. dan BK
- Pembelajaran Mendalam : Fokus pada pendekatan pedagogik yang mendorong pemahaman mendalam.
- Koding dan Kecerdasan Artifisial :ย Bertujuan untuk mengembangkan berpikir komputasional dan etika teknologi.
- BK : Memperkuat peran guru BK dalam mendukung kesejahteraan mental dan pendampingan karakter murid.
Konsolidasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah 2026 menjadi upaya masif pemerintah untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang dirancang untuk mewujudkan pendidikan bermutu dapat terimplementasi merata hingga pelosok negeri.
Infografis pelaksanaan Konsolidasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah 2026 dapat di unduhย di sini. ***
Eksplorasi konten lain dari Pak Agus
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.