Komponen Modul Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)

PakAgus.com. Berikut ini adalah komponen Modul Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Modul ajar merupakan salah satu perangkat ajar Kurikulum Merdeka, berupa dokumen yang disusun sistematis, berisi tujuan, langkah, dan media pembelajaran, serta asesmen yang dibutuhkan dalam satu unit/topik berdasarkan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).

Modul ajar Pembelajaran Mendalam (deep learning) Kurikulum Merdeka menitikberatkan pada penerapan pembelajaran mendalam yang menggabungkan prinsip pembelajaran mendalam (Berkesadaran,ย  Bermakna, dan Menggembirakan) ke dalam kegiatan pembelajaran.

Dengan dimasukkannya ketiga prinsip pembelajaran mendalam tersebut ke dalam kegiatan pembelajaran, maka proses belajar tidak hanya memfokuskan pada aspek kognitif saja, tetapi juga memperhatikan keseimbangan emosional dan perkembangan sosial murid.

Definisi Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran Mendalam didefinisikan sebagai pendekatan yang memuliakan dengan menekankan pada penciptaan suasana belajar dan proses pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan melalui olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga secara holistik dan terpadu.

Komponen Modul Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)
Komponen Modul Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)

Olah pikir : Proses pendidikan yang berfokus pada pengasahan akal budi dan kemampuan kognitif, seperti kemampuan untuk memahami, menganalisa, dan memecahkan masalah.

Olah hatiย : Proses pendidikan untuk mengasah kepekaan batin, membentuk budi pekerti, serta menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual.

Olah rasa : Proses pendidikan yang bertujuan untuk mengembangkan kepekaan estetika, empati, dan kemampuan menghargai keindahan serta hubungan antarmanusia.

Olah raga : Bagian dari pendidikan yang bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan fisik, kekuatan tubuh, serta membentuk karakter melalui kegiatan jasmani

Tujuan Pembelajaran Mendalam tidak hanya mencerdaskan tetapi juga memuliakan, karena dalam penerapan Pembelajaran Mendalam semua pihak yang terlibat saling menghargai dan menghormati dengan mempertimbangkan potensi, martabat dan nilai-nilai kemanusiaan.

Kerangka Pembelajaran Mendalam

Kerangka kerja Pembelajaran mendalam terdiri atas empat komponen, yaitu :

1. Diimensi Profil Lulusan

Dimensi profil lulusan merupakan kompetensi utuh yang harus dimiliki oleh setiap peserta didik setelah menyelesaikan proses pembelajaran dan pendidikan.

Dimensi profil lulusan adalah fokus profil lulusan yang akan dicapai, terdiri atas delapan dimensi, yaitu : (1) keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, (2) kewargaan, (3) penalaran kritis, (4) kreativitas, (5) kolaborasi, (6) kemandirian, (7) kesehatan, dan (8) komunikasi.

2. Prinsip Pembelajaran

Prinsip Pembelajaran merupakan dasar karakteristik pembelajaran mendalam yaitu berkesadaran, bermakna, menggembirakan.

3. Pengalaman Belajar

Pengalaman belajar sebagai proses yang dialami peserta didik dalam pembelajaran yaitu memahami, mengaplikasi, dan merefleksi.

4. Kerangka Pembelajaran

Kerangka pembelajaran sebagai panduan sistematis dalam menyusun desain pembelajaran, yaitu praktik
pedagogis, kemitraan pembelajaran, lingkungan pembelajaran, dan pemanfaatan digital.

Prinsip Pembelajaran Mendalam

Prinsip utama Pembelajaran Mendalam adalah berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.

1. Berkesadaran

Pengalaman belajar murid yang diperoleh ketika mereka memiliki kesadaran untuk menjadi pembelajar yang aktif dan mampu meregulasi diri. Murid memahami tujuan pembelajaran, termotivasi secara intrinsik untuk belajar, serta aktif mengembangkan strategi belajar untuk mencapai tujuan.

2. Bermakna

Murid dapat merasakan manfaat dan relevansi dari hal-hal yang dipelajari untuk kehidupan. Murid mampu mengkonstruksi pengetahuan baru berdasarkan pengetahuan lama dan menerapkan pengetahuannya dalam kehidupan nyata.

3. Menggembirakan

Pembelajaran yang menggembirakan merupakan suasana belajar yang positif, menyenangkan, menantang, dan emotivasi. Murid merasa dihargai atas keterlibatan dan kontribusinya pada proses pembelajaran. Muridย  terhubung secara emosional, sehingga lebih mudah memahami, mengingat, dan menerapkan pengetahuan.

Pengalaman Belajar

Pembelajaran Mendalam memberikan pengalaman belajar kepada murid denganย  memahami, mengaplikasi, dan merefleksi. Pengalaman belajar yang diciptakan proses yang dialami individu dalam memperoleh pengetahuan, keterampilan, sikap, atau nilai.

1. Memahami

Memahami merupakan tahapan dimana murid membangun kesadaran untuk aktif mengkonstruksi pengetahuan sehingga mereka memahami secara mendalam konsep dari berbagai sumber dan konteks.

2. Mengaplikasi

Mengaplikasi adalah pengalaman belajar yang menunjukkan aktivitas murid dalam mengaplikasikan pengetahuan yg telah dipahami secara kontekstual.

Murid melakukan praktik pemecahan masalah atau isu yang kontekstual, membangun solusi kreatif dan inovatif yang hasilnya bisa berupa produk atau kinerja siswa

3, Merefleksi.

Merefleksi merupakan proses mengevaluasi dan memaknai proses serta hasil dari tindakan yang telah dilakukan murid. Refleksi ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tujuan pembelajaran telah tercapai dan menemukenali area yg perlu diperbaiki.

Komponen Modul Ajar Pembelajaran Mendalam

Tidak ada format modul ajar yang baku, karena pengembangan modul ajar Kurikulum Merdeka bersifat fleksibel dann disesuaikan dengan kebutuhan belajar murid.

Akan tetapi pada prinsipnya desain modul ajar pembelajaran mendalam berpusat padaย empat kerangka utama, yaitu praktik pedagogis, lingkungan belajar, pemanfaatan teknologi, dan kemitraan, untuk menciptakan pengalaman belajar holistik dan mendalam bagi murid.

Komponen inti modul ajar pembelajaran mendalam (deep learning) secara umum mencakup Identitas Modul, Identifikasi, Desain Pembelajaran, Asesmen, dan Lampiran.

1. Identitas Modulย 

a. Nama Guru

b. Nama sekolah :

c. Mata Pelajaran :

d. Fase/Kelas

e.. Tahun Ajaran

2. Identifikasiย 

a. Kompetensi Awal

b. Karakteristik Mapel

c. Dimensi Profil Lulusan

3. Desain Pembelajaran

a. Capaian Pembelajaran

b. Tujuan Pembelajaran

c. Lintas Disiplin Ilmu

d. Praktik Pedagogis

e. Kemitraan Pembelajaran

f. Lingkungan Pembelajaran

g. Pemanfaatan Digital

3. Skenario Pembelajaranย ย 

a. Kegiatan pembelajaran dengan prinsip Pembelajaran Mendalam (Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan).

b. Murid terlibat dalam pengalaman belajar : memahami, mengaplikasi, dan merefleksi.

4. Asesmen Pembelajaran

a. Asesmen Formatif

b. Asesmen Sumatif

Lampiran

a. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

b. Bahan bacaan, video, media lainnya

c. Glosarium

d. Daftar Pustaka

Untuk contoh modul ajar pembelajaran mendalam, silakan unduh pada tautan berikut.

Demikian penjelasan terkait komponen modul ajar pembelajaran mendalam (deeep learning). Dengan memahami setiap komponen modul tersebut, guru diharapkan dapat merancang pembelajaran yang lebih terarah, terstruktur, dan sesuai dengan kebutuhan siswa.***


Eksplorasi konten lain dari Pak Agus

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Pak Agus

Website Pak Agus Dunia Pendidikan Indonesia Informasi Aktual dan Terupdate

Tinggalkan Balasan