PakAgus.com. Berikut ini dibagikan contoh soal Sumatif Akhir Semester (SAS) Bahasa Indonesia kelas 9 SMP Tahun Ajaran 2025/2026. Contoh soal SAS Bahasa Indonesia ini dapat menjadi referensi belajar murid kelas 9 SMP/MTs dalam menghadapi penilaian Sumatif Akhir Semester Ganjil Tahun Ajaran 2024/2025 yang akan datang.
Contoh soal Sumatif Akhir Semester (SAS) Bahasa Indonesia kelas 9 SMP tahun 2025 ini berisi soal-soal mata pelajaran Bahasa Indonesia pada semester ganjil kelas 9 SMP/MTs Kurikulum Merdeka.
Pengertian Sumatif Akhir Semester (SAS)
Sumatif akhir semester (SAS) adalah evaluasi yang dilakukan pada akhir semester untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa selama satu semester.Hasil dari asesmen sumatif akhir semester digunakan untuk memberikan umpan balik bagi siswa dan guru, serta menjadi dasar pengambilan keputusan akademik.
SAS membantu mengukur pemahaman siswa terhadap materi dan keterampilan yang telah dipelajari.Sumatif Akhir Semester bertujuan untuk mengukur capaian kompetensi hasil belajar siswa pada indikator pengetahuan dan keterampilan dari ujian masing-masing pelajaran.

Fungsi dan Tujuan SAS
Penyelenggaraan Sumatif Akhir Semester sebagai asesmen hasil belajar bertujuan sebagai berikut.`
1. Untuk mengetahui tingkat penguasaan kompetensi.
2. Untuk menetapkan ketercapaian penguasaan kompetensi.
2. Untuk menetapkan program perbaikan atau pengayaan berdasarkan tingkat penguasaan kompetensi.
4. Untuk memperbaiki proses pembelajaran.
Sedangkan fungsi Sumatif Akhir Semester sebagai bentuk asesmen hasil belajar adalah sebagai berikut.
1. Digunakan untuk memantau kemajuan belajar, memantau hasil belajar, dan mendeteksi kebutuhan perbaikan hasil belajar peserta didik secara berkesinambungan.
2. Penguatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP)/Kelompok Kerja Guru (KKG)/Forum Tutor dalam pengembangan dan perakitan naskah soal.
3. Sebagai dasar pemetaan, pembinaan, dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan.
d. Untuk pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan.
4. Untuk memenuhi fungsi sumatif dalam penilaian.
Dasar Hukum
Dasar hukum dari pelaksanaan Sumatif Akhir Semester antara lain sebagai berikut.
1. Permendikbudristek 21 Tahun 2022 tentang Standar Penilaian Pendidikan
Menurut Permendikbudristek Nomor 21 Tahun 2022, penilaian atau asesmen adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik.
Penilaian hasil belajar Peserta Didik tersebut berbentuk dapat berbentuk penilaian formatif dan juga penilaian sumatif. Penilaian sumatif pada jenjang pendidikan dasar dan jenjang pendidikan menengah bertujuan untuk menilai pencapaian hasil belajar Peserta Didik sebagai dasar penentuan kenaikan kelas dan kelulusan dari Satuan Pendidikan
2. Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2022 tentang Standar Nasional Pendidikan
Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2022 Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan menyebutkan bahwa Standar kompetensi lulusan pada Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan menengah umum difokuskan pada:
a) persiapan Peserta Didik menjadi anggota masyarakat yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia;
b) penanaman karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila; dan
c) pengetahuan untuk meningkatkan kompetensi Peserta Didik agar dapat hidup mandiri dan mengikuti Pendidikan lebih lanjut.
Standar kompetensi lulusan pada Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan menengah kejuruan difokuskan pada:
a) persiapan Peserta Didik menjadi anggota masyarakat yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia;
b) penanaman karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila; dan
c) keterampilan untuk meningkatkan kompetensi Peserta Didik agar dapat hidup mandiri dan mengikuti Pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya.
Siswa dinyatakan lulus dari satuan/program pendidikan setelah menyelesaikan seluruh program pembelajaran dan mengikuti penilaian sumatif yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan, salah satunya Asesmen Sumatif Akhir Semester.
Prinsip Sumatif Akhir Semester
Seperti halnya asesmen lainnya, berikut ini beberapa prinsip yang harus diperhatikan dalam menyusun soal Sumatif Akhir Semester sebagai bagian dari asesmen pembelajaran.
1. Asesmen merupakan bagian terpadu dari proses pembelajaran, fasilitasi pembelajaran, dan penyediaan informasi yang holistik, sebagai umpan balik untuk pendidik, peserta didik, dan orang tua/wali agar dapat memandu mereka dalam menentukan strategi pembelajaran selanjutnya.
2. Asesmen dirancang dan dilakukan sesuai dengan fungsi asesmen tersebut, dengan keleluasaan untuk menentukan teknik dan waktu pelaksanaan asesmen agar efektif mencapai tujuan pembelajaran.
3. Perancangan asesmen secara adil, proporsional, valid, dan dapat dipercaya (reliable) untuk menjelaskan kemajuan belajar serta menentukan keputusan tentang langkah dan sebagai dasar untuk menyusun program pembelajaran selanjutnya.
4. Laporan kemajuan belajar dan pencapaian siswa bersifat sederhana dan informatif dan memberikan informasi yang bermanfaat tentang karakter dan kompetensi yang dicapai, serta strategi tindak lanjut.
5. Hasil asesmen digunakan oleh siswa, pendidik, tenaga kependidikan, dan orang tua/wali sebagai bahan refleksi untuk meningkatkan mutu pembelajaran.
Bentuk Soal Sumatif Akhir Semester
Sumatif Akhir Semester dapat dilakukan dalam bentuk tes tulis, tugas unjuk perfoma (berupa praktik, menghasilkan produk, melakukan proyek), portofolio (kumpulan dokumen hasil asesmen, penghargaan, dan karya peserta didik dalam bidang tertentu yang mencerminkan perkembangan (reflektif-integratif) dalam kurun waktu tertentu), atau kombinasi.
Di dalam Kurikulum Merdeka, Teknis pelaksanaan Sumatif Akhir Semesterdiserahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah sesuai dengan kondisi sekolah maupun peserta didik.
Sumatif Akhir Semester merupakan asesmen yang dilakukan untuk memastikan ketercapaian keseluruhan tujuan pembelajaran pada akhir jenjang pendidikan.
Pengolahan Hasil SAS
Pengolahan hasil Sumatif Akhir Semester (SAS) dilakukan dengan menganalisis secara kuantitatif dan/atau kualitatif terhadap data hasil pelaksanaan asesmen yang berupa angka dan/atau deskripsi.
Hasil SAS peserta didik dibandingkan kriteria atau kompetensi yang harus dikuasai oleh peserta didik. Dengan demikian, guru dapat mengidentifikasi tingkat ketercapaian kompetensi peserta didik yang pada gilirannya akan menjadi pertimbangan dalam kelulusan peserta didik pada jenjang tertentu.
Guru diharapkan dapat mengolah data yang menghasilkan gambaran performa peserta didik secara autentik sebagai bahan laporan yang bermakna.
Contoh Soal SAS Bahasa Indonesia Kelas 9 Tahun 2025
Di dalam membantu belajar peserta didik menghadapi Asesmen Sumatif Akhir Semester Ganjil Tahun Ajaran 2025/2026, berikut dibagikan contoh soal SAS Bahasa Indonesia semester ganjil kelas 9 SMP/MTs. Contoh soal SAS Bahasa Indonesia kelas 9 SMP ini sudah dilengkapi kunci jawaban untuk memudahkan mempelajari.
Dengan mempelajari contoh soal SAS Bahasa Indonesia kelas 9 SMP Tahun Ajaran 2025/2025Â tersebut, siswa diharapkan dapat memiliki kesiapan lebih untuk mengikuti kegiatan asesmen Sumatif Akhir Semester.
Materi pokok Bahasa Indonesia semester ganjil kelas IX SMP/MTs meliputi sebagai berikut.
- Demi Keluarga
- Buku-Buku Berbicara
- Komunikasi Ujung Jari
Contoh soal SAS Ganjil Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP Tahun Ajaran 2025/2026 selengkapnya dapat di unduh pada tautan berikut ini.
- Contoh soal SAS Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP Tahun 2025 – Unduh
Demikian contoh soal SAS Ganjil Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP tahun ajaran 2025/2026. Semoga bermanfaat.***