8 Contoh Reaksi Kimia Dalam Kehidupan Sehari-hari

PakAgus.com. Kehidupan sehari-hari tidak dapat dilepaskan dari terjadinya reaksi kimia. Reaksi kimia dapat terjadi setiap saat di sekitar kita, mengubah zat menjadi sebuah produk baru yang berbeda sifatnya.

Dari hal yang sederhana seperti memasak hingga proses kompleks seperti fotosintesis, reaksi kimia terjadi setiap saat dalam kehidupan.

Pemahaman tentang reaksi kimia tidak hanya penting untuk kehidupan sehari-hari, tetapi juga menjadi dasar dalam pembelajaran kimia.

Baca :ย Jenis-jenis Reaksi Kimia dan Contohnya

Berikut ini adalah 8 contoh reaksi kimia dalam kehidupan sehari-hari beserta penjelasannya.

Contoh Reaksi Kimia Dalam Kehidupan Sehari-hari
Contoh Reaksi Kimia Dalam Kehidupan Sehari-hari

1. Pembakaran

Ketika menyalakan kompor akan terlihat reaksi kimia yang menyala. Pembakaran menggabungkan dua molekul, yaitu molekul energi dari bahan bakar dengan oksigen untuk menghasilkan karbon dioksida dan air.

Pembakaran
Pembakaran

Contoh reaksi pembakaran adalaj CH4(g) +2O2(g) โ†’ CO2(g) + 2H2O(l) + Energi

2. Pencernaan makanan

Kerja enzim dalam mencerna makanan merupakan reaksi kimia yang dialami tubuh. Enzim di dalam mulut dan lambung memecah molekul kompleks (karbohidrat, protein, lemak) menjadi senyawa lebih sederhana agar dapat diserap tubuh.

Pencernaan makanan
Pencernaan makanan

Ketika memasukan makanan ke dalam mulut, enzim pada air liur (amilase) memecah gula dan karbohidrat menjadi bentuk yang lebih sederhana untuk diserap oleh tubuh.

Asam klorida di dalam lambung juga membantu memecah makanan Sementara itu, enzim membelah protein dan lemak agar dapat diserap ke dalam aliran darah.

Baca :ย Persamaan Reaksi Kimia, Cara Menyetarakan, dan Contohnya

3. Fotosintesis

Fotosintesis adalah proses kimia yang dilakukan oleh tanaman untuk mengubah energi cahaya menjadi energi kimia untuk bahan bakar aktivitasnya. Energi kimia ini disimpan dalam molekul karbohidrat, seperti gula, yang disintesis dari karbon dioksida dan air.

Fotosintesis
Fotosintesis

Secara ringkas, fotosintesis dapat diartikan sebagai reaksi kimia yang dialami oleh tumbuhan untuk mengubah karbon dioksida dan air menjadi glukosa dan oksigen dengan bantuan cahaya.

Reaksi yang terjadi :

6CO2(g)+6H2O(l) โ†’ C6H12O6(asq) + 6O2(g)

4. Perkaratan besi

Besi yang bereaksi dengan oksigen dan air akan membentuk karat (oksida besi). Reaksi yang terjadi adalah : 4Fe(s) +3O2(g) +6H2O(l) โ†’ 4Fe(OH)3(s)

Di dalam waktu yang cukup, oksigen, dan air, maka setiap massa besi akhirnya akan mengkonversi seluruhnya karat dan hancur. Permukaan karat terkelupas dan rapuh, dan tidak memberikan perlindungan kepada besi dasar, seperti pembentukan patina pada permukaan tembaga.

Perkaratan besi
Perkaratan besi

Karat adalah istilah umum untuk korosi besi dan paduannya, seperti baja. Banyak logam lainnya mengalami korosi yang setara, tetapi oksida yang dihasilkan tidak biasa disebut karat.

5. Reaksi sabun dan detergen

Sabun dan detergen
Sabun dan detergen

Sabun dan detergen dapat membersihkan kotoran dengan menggunakan reaksi kimia. Sabun mengemulsi kotoran, yang berarti sabun mengikat noda minyak noda sehingga kotoran dapat dibersihkan dengan air.

Sementara itu, deterjen bertindak sebagai surfaktan, menurunkan tegangan permukaan air, sehingga dapat berinteraksi dengan minyak, mengisolasi kotoran, dan membersihkannya.

7. Memasak makanan

Di dalam memasak, tentu perlu menggunakan panas untuk merubah senyawa di dalam makanan. Contohnya, ketika merebus telur, hidrogen sulfida yang dihasilkan dari memanaskan putih telur akan bereaksi dengan zat besi yang ada dalam kuning telur.

Memasak
Memasak

Makanan yang kita konsumsi setiap hari juga merupakan hasil dari berbagai proses kimia, baik secara alami maupun buatan. Misalnya proses fermentasi (pembuatan tempe, yoghurt, dan tape), melibatkan mikroorganisme yang mengubah senyawa dalam bahan makanan. Bahan tambahan makanan seperti pengawet, pewarna, dan perasa buatan juga dibuat melalui proses kimia.

8. Reaksi asam basa

Setiap kali kita mencampur asam (misalnya, cuka, jus lemon, asam sulfat) dengan basa (misalnya, baking soda, sabun, amonia, aseton), aka kita melakukan reaksi asam basa.

Reaksi asam basa
Reaksi asam basa

Reaksi ini menetralkan asam dan basa menghasilkan garam dan air. Natrium klorida bukan satu-satunya garam yang dapat dibentuk. Sebagai contoh adalah persamaan kimia untuk reaksi asam-basa yang menghasilkan kalium klorida, pengganti garam meja umum. Reaksinya adalah HCl(aq) + KOH(aq) โ†’ KCl(aq) + H2O(l).

Baca :ย Faktor-faktor yang Memengaruhi Laju Reaksi Kimia dan Penjelasannya

Demikian contoh reaksi kimia dalam kehidupan sehari-hari dan penjelasannya. Semoga bermanfaat.***


Eksplorasi konten lain dari Pak Agus

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Pak Agus

Website Pak Agus Dunia Pendidikan Indonesia Informasi Aktual dan Terupdate

Tinggalkan Balasan