PakAgus.com. Reaksi kimia dapat terjadi dimana saja, tidak terbatas di laporatorium. Sebuah zat yang berinteraksi dalam membentuk produk baru terjadi karena reaksi kimia.
Reaksi kimia adalah suatu proses ketika suatu pereaksi atau reaktan diubah menjadi zat yang berbeda dan disebut dengan produk. Reaksi kimia menyebabkan terjadinya perubahan kimia.
Perubahan kimia sendiri diartikan sebagai proses transformasi zat yang mengubah indentitas kimianya, menghasilkan zat baru dengan sifat yang berbeda dari zat asal. Perubahan kimia bersifat irreversible, yang artinya tidak dapat kembali ke bentuk semula.
Secara lebih ringkas, reaksi kimia disebut sebagai proses perubahan zat untuk menghasilkan produk yang baru. Reaksi kimia sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Tanpa kita sadari banyak peristiwa dan aktivitas yang sangat dekat dengan kehidupan manusia, merupakan reaksi kimia.

Beberapa reaksi kimia dalam kehidupan sehari-hari , misalnya pembakaran sampah, perkaratan pada besi, fermentasi kedelaio menjadi tempe, nasi yang membusuk, dan fotosintesis.
Ciri-ciri Reaksi Kimia
Untuk membedakan apakah suatu perubahan zat mengalami reaksi kimia, dapat dikenali dari beberapa gejala yang timbul. Berikut adalah 4 ciri-ciri terjadinya reaksi kimia.
1. Terjadi perubahan warna
Buah apel segar yang dipotong dan dibiarkan beberapa hari akan mengalami perubahan warna menjadi cekelat. Perubahan warna pada buah apel dipengaruhi oleh reaksi antara oksigen di udara dengan enzim polifenol oksidase (PPO) di dalam buah apel.
Pada saat apel diiris, oksigen akan mengenai bagian yang diiris. terdapat oksigen dalam sel, enzim PPO akan mengoksidasi senyawa fenol di jaringan apel. Oksidasi merupakan penggabungan suatu zat dengan oksigen. Pada proses oksidasi senyawa fenol, terjadi reaksi kimia yang menghasilkan zat warna melanin berwarna gelap.
Contoh reaksi lain yang ditandai oleh adanya perubahan warna adalah jika kita memanaskan lempeng tembaga yang berwarna merah dengan serbuk belerang yang berwarna kuning. Setelah dipanaskan maka akan terbentuk zat baru yang berwujud padatan berwarna hitam.
2. Timbul gas
Terbentuknya gas pada reaksi kimia ditunjukkan oleh munculnya gelembung-gelembung pada larutan yang direaksikan. Selain itu, juga akan timbul bau yang khas.
Berbagai gas yang sering dihasilkan dalam reaksi kimia adalah oksigen (O2), hidrogen (H2), amonia (NH3), karbon monoksida (CO), dan hidrogen sulfida (H2S).
Banyak reaksi kimia menghasilkan zat baru yang ditandai terbentuknya gas pada suhu kamar. Sebagai contoh, apabila kapur tulis dimasukkan ke dalam larutan asam klorida encer maka akan timbul gelembung-gelembung gas yang keluar dari larutan. Gelembung-gelembung gas tersebut merupakan zat baru (gas karbon dioksida) hasil reaksi antara larutan asam klorida dan kapur.
Contoh lainnya adalah reaksi yang menghasilkan gas adalah reaksi antara logam seng dan larutan asam sulfat. Gelembung gas yang keluar dari reaksi tersebut merupakan gas hidrogen.
3. Terjadi Perubahan Suhu
Reaksi kimia selalu melibatkan energi. Ada reaksi kimia yang melepaskan energi dan ada pula reaksi kimia yang menyerap energi. Salah satu energi yang terlibat tersebut adalah panas, Perubahan panas pada suatu zat berarti zat tersebut mengalami perubahan suhu.
Sebagai contoh, jika kita memasukkan sedikit kapur tohor ke dalam air yang terdapat dalam tabung reaksi, kita akan merasakan suhu air yang terdapat dalam tabung tersebut meningkat.
Pada peristiwa ini telah terbentuk zat baru hasil reaksi antara air dan kapur tohor. Contoh lain adalah reaksi antara butiran karbit dengan air yang terdapat dalam tabung reaksi.
Reaksi ini pun menyebabkan naiknya suhu air dalam tabung reaksi. Pada peristiwa ini terbentuk zat baru yang larut dalam air dan zat baru yang berwujud gas pada suhu kamar.
4. Terbentuk Endapan
Pembentukan endapan dipengaruhi oleh melarut atau tidaknya suatu zat dalam pelarutannya. Pada peristiwa ini telah terbentuk zat baru hasil reaksi antara air dan kapur tohor.
Contoh lain adalah reaksi antara butiran karbit dengan air yang terdapat dalam tabung reaksi. Reaksi ini pun menyebabkan naiknya suhu air dalam tabung reaksi. Pada peristiwa ini terbentuk zat baru yang larut dalam air dan zat baru yang berwujud gas pada suhu kamar.
Demikian 4 ciri-ciri reaksi kimia dan contohnya. Semoga bermanfaat.***
Eksplorasi konten lain dari Pak Agus
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.